http://i48.tinypic.com/s48bvd.jpg bekti fitriani blog

Sunday, December 15, 2013

Cerita Film ''Apocalypto''

Apocalypto

Bosan dengan film yang menggunakan kecanggihan sebagai latar belakang cerita? Film yang ditulis dan diproduseri oleh Mel Gibson ini bisa mengajak kita sejenak kembali ke jaman primitif. Tidak ada pakaian-pakaian modis dan mahal disini. Tidak ada mobil, tidak ada perhiasan dan tidak ada kosmetika. Tapi yang menjadi setting film adalah sebuah hutan lebat dan penghuninya yang masih menjadikan berburu sebagai mata pencaharian. Mereka tinggal di dalam kemah-kemah dan bukan mendirikan rumah permanent.
Film ini ditayangkan pada tahun 2006 dan mengambil lokasi di Amerika Tengah, pada masa peradaban Maya. Dialognya pun bahkan menggunakan dialog Maya yang disertai dengan teks bahasa Inggris. Hebat.

Bahkan ada adegan yang menunjukkan bagaimana suku Maya mengorbankan manusia untuk dipersembahkan kepada dewa matahari. Upacara pengorbanan diadakan di atas piramida raksasa. Orang-orang mencoret-coret wajahnya, yang pada masa itu dianggap sebagai bentuk menghias wajah. Jadi, seperti melihat kisah sejarah yang divisualisasikan.

Jaguar Paw (diperankan oleh Rudi Youngblood) adalah salah seorang anggota suku Maya yang tinggal di tengah hutan lebat. Kegiatannya sehari-hari adalah berburu binatang hutan bersama teman-teman dan kepala suku yang sekaligus adalah ayahnya, Flint Sky (diperankan oleh Morris Birdyellowhead). Suku mereka adalah suku yang ramah dan tidak berniat menyerang atau menguasai suku apapun. Mereka hidup dengan damai beserta keluarga mereka.

Ketika mereka sedang berburu di hutan sambil bercanda, secara tidak sengaja mereka bertemu dengan sekelompok suku lain yang sepertinya sedang dalam perjalanan untuk mengungsi dari tempat lama mereka, karena para istri dan anak-anak juga dibawa serta. Mereka mengatakan tentang adanya sekelompok suku kejam yang telah menghancurkan perkampungan mereka. Jadi mereka harus melarikan diri sebelum ditemukan. Mereka juga menyuruh agar suku Jaguar Paw segera pergi dari pemukiman mereka sekarang.

Tapi Jaguar Paw dan sukunya tidak percaya dengan hal itu. Mereka tidak melihat ada hal apapun yang membahayakan tempat tinggal mereka sebelumnya. Maka mereka pulang sambil membawa hasil buruan mereka. Menemui istri dan anak-anak mereka sambil bercanda seperti biasanya.

Tapi ternyata, suku jahat itu memang ada. Jaguar Paw tersadar keesokan harinya, bahwa ada orang yang sedang mengintai pemukiman mereka. Samar-samar is melihat bayangan-bayangan yang menyelinap di antara pepohonan. Dan instingnya mengatakan hal ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi.

Dengan terburu-buru dia membangunkan istrinya, Seven (diperankan oleh Dalia Hernandez) yang sedang hamil besar beserta putra sulungnya, Turtles Run, yang masih balita. Ia menyuruh mereka masuk ke sebuah sumur besar yang sudah kering tidak jauh dari rumah mereka. Ia menurunkan mereka berdua dengan terburu-buru menggunakan tali. Dan bahkan sebelum anak dan istrinya sampai di dasar sumur, kampungnya telah diserang oleh kawanan jahat yang dipimpin oleh Zero Wolf (diperankan oleh Roul Trujilo)

Setelah meninggalkan istri dan anaknya di dalam sumur, Jaguar Paw segera berlari kembali untuk membantu teman-temannya yang melawan para penyerang itu. Tapi ternyata kekuatan mereka tidak seimbang. Suku Jaguar Paw bukanlah jenis suku yang terlatih untuk berperang. Senjata yang mereka miliki hanyalah tombak kayu untuk berburu. Sementara suku jahat itu memiliki berbagai senjata dari besi. Maka dalam sekejab saja, suku mereka kalah.

Semua perempuan diperkosa lalu dibunuh. Hanya beberapa saja dari mereka yang tidak dibunuh. Semua pria dewasa ditawan dan diikat, termasuk Jaguar Paw. Ia memandang sekilas ke arah sumur tempat istri dan anaknya bersembunyi, sebelum mereka semua dibariskan dengan cara diikat pada leher dan dipaksa berjalan.

Perjalanan yang mereka tempuh sangat berat. Ditambah lagi posisi mereka yang terikat satu sama lain. Tepat di leher. Jadi, kalau ada salah seorang diantara mereka yang berjalan terlalu lambat atau terjatuh, maka itu akan mengakibatkan mereka semua tercekik. Maka mereka harus saling membantu kalau ada yang terjatuh agar bisa tetap selamat. Belum lagi kalau mereka dicambuk karena dianggap berjalan terlalu lambat.

Akhirnya, mereka sampai ke tujuan. Ternyata, suku jahat itu membawa mereka ke sebuah suku yang lebih besar dan lebih maju lagi. Suku ini sudah mengenal pakaian dan peralatan logam. Mereka memuja dewa matahari yang diberi nama Kukulkan. Sang Raja berada di puncak sebuah pyramid batu yang bertangga-tangga. Lengkap dengan permaisuri dan putra mahkotanya. Dan ternyata suku baru ini lebih kejam lagi.

Mereka memberikan korban manusia untuk menyenangkan dewa matahari. Pria-pria muda dipenggal di atas pyramid, lalu kepalanya dilemparkan ke bawah. Dimana ribuan orang sudah menunggu untuk menangkap kepala yang menggelinding itu. Ibu-ibu membawa bayi mereka lalu menunggu di ujung terbawah pyramid. Mengambil darah yang menetes dari kepala-kepala yang terpenggal itu, lalu mengoleskannya di kening bayi-bayi mereka.

Mereka menganggap mayat-mayat itu sebagai persembahan suci yang sudah diberkati dewa matahari. Dengan menumpahkan darah seperti itu, mereka berharap dewa matahari tetap berbaik hati kepada mereka.

Dan ternyata, suku jahat yang menyerang pemukiman Jaguar Paw adalah suku yang mencari budak-budak untuk dijual kepada suku pemuja matahari ini. Raja akan membayar untuk setiap orang yang mereka bawa untuk dipenggal dan dipersembahkan. Sementara perempuan-perempuan akan diperdagangkan di pasar untuk dijual sebagai budak.

Dua orang temannya sudah tewas terpenggal terlebih dahulu, sebelum akhirnya tibalah giliran Jaguar Paw untuk naik ke altar penyembahan. Dia melihat dari dekat sosok pendeta pemenggal yang berlumuran darah kering dan memegang pisau besar. Dia juga melihat raja dan ratu yang memandang bosan pada ritual pembunuhan itu. Dan ia melihat si putra mahkota kecil yang memandang dengan gembira sekaligus kejam ke arah calon korban persembahan itu.

Pada saat itulah Jaguar Paw teringat pada istri dan anakknya yang masih berada di dalam sumur di dekat perkampungan mereka dulu. Dia sangat sedih membayangkan mereka akan mati karena kelaparan disana, dan tidak menyadari kalau Jaguar Paw sudah tewas terpenggal. Dia berdoa agar masih diberikan kesempatan hidup dan selamat dari suku biadab ini. Tiba-tiba, terjadilah gerhana matahari. Suku ini belum mengetahui tentang fenomena alam ini sebelumnya. Mereka menganggap kalau gerhana matahari ini adalah pertanda kalau dewa matahari sudah merasa cukup dengan korban persembahan mereka. Maka Jaguar Paw pun tidak jadi dipenggal dan dikembalikan ke suku yang telah menawannya.

Zero Wolf kemudian memutuskan untuk membunuh mereka yang tersisa. Tapi mereka ingin bermain-main dulu, sebelum membunuh mereka. Jaguar Paw dan teman-temannya kemudian dibawa ke tepi hutan, lalu disuruh berlari untuk menyelamatkan diri. Sementara itu, mereka akan memanah atau menghujani mereka dengan tombak. Dan ada anak kepala suku, Cut Rock (diperankan oleh Ricardo Diaz Mendoza) ditempatkan untuk menjaga di ujung yang lain, kalau-kalau ada yang lolos dari panah mereka. Ia kemudian ditugaskan untuk membunuh mereka sebelum sampai ke tepi hutan.

Dua orang pertama yang disuruh berlari kemudian jatuh karena tertombak. Kemudian tibalah giliran Jaguar Paw dan seorang temannya. Mereka berusaha menghindari tombak dengan cara berlari secara zig-zag. Mereka sudah hampir sampai di ujung, ketika tiba-tiba sebuah tombak melayang dan mengenai bagian perut Jaguar Paw. Tapi ia tidak tewas. Ketika anak kepala suku mendekat untuk membunuhnya. Jaguar Paw berhasil menikamnya terlebih dahulu, lalu segera berlari ke dalam hutan.

Si kepala suku sangat marah karena putranya terbunuh. Mereka kemudian menyusul Jaguar Paw ke dalam hutan untuk memburu dan membunuhnya. Jaguar Paw yang terluka berlari dengan napas tersengal-sengal, mencoba untuk mencari tempat persembunyian. Karena ia sudah tidak kuat lagi untuk berlari. Jaguar Paw kemudian memanjat ke sebuah pohon dan bersembunyi. Gerombolan itu tidak melihat ke atas dan terus berlari melewatinya. Tapi ia tidak menyadari kalau darahnya menetes dan jatuh di punggung salah seorang pemburunya.

Ketika akhirnya mereka berhenti mengejar karena kehilangan jejak, salah seorang dari mereka melihat noda darah di punggung temannya dan segera menyadari kalau Jaguar Paw bersembunyi di atas pohon. Mereka sudah berniat kembali ke arah mereka datang tadi untuk mengecek kembali. Ketika tiba-tiba mereka mendengar langkah orang yang sedang berlari. Dan mereka menebak kalau itu adalah Jaguar Paw yang sedang mencoba melarikan diri. Mereka lalu berusaha mengejarnya dan memotong jalan.

Ternyata Jaguar Paw memang sedang berlari. Tenaganya langsung pulih dan dia berlari seperti orang gila yang ketakutan. Tapi bukan karena suku pemburu itu, melainkan karena ada seekor macan yang sedang mengejarnya dari belakang. Inilah yang tidak diketahui oleh pemburunya. Maka begitu mereka berhasil memotong jalan dan mengejar Jaguar Paw, macan itu berhasil menangkap salah seorang dari mereka dan menggigit lehernya hingga patah. Dengan refleks mereka membunuh macan itu beramai-ramai.

Dan peristiwa ini telah menciutkan nyali sebagian besar kawanan itu. Mereka beranggapan bahwa membunuh macan akan membawa kutukan yang sangat buruk bagi mereka. Ada yang mengusulkan agar mereka berhenti mengejar Jaguar Paw dan kembali saja. Tapi si Zero Wolf begitu marah karena anaknya tewas, tetap memaksa untuk mengejar Jaguar Paw sampai dapat dan mengulitinya hidup-hidup. Maka mereka tidak punya pilihan lain selain mengikuti perintah ketuanya.

Jaguar Paw yang sudah sangat terdesak akhirnya nekat menerjunkan diri di sebuah air terjun dan selamat sampai di bawah. Dia mengira dirinya akan selamat dan mereka akan berhenti mengejarnya. Tapi ia salah. Rasa dendam telah membuat si Zero Wolf memaksa anak buahnya juga terjun untuk mengejar Jaguar Paw. Dan ia pun kembali berlari.

Tapi tiba-tiba dia menyadari kalau mereka tidak akan berhenti mengejarnya. Dan ia tidak bisa melarikan diri selamanya. Akhirnya dia memutuskan untuk melawan mereka. Dia mengenali setiap sudut hutan itu, karena disanalah ia lahir dan tumbuh dewasa. Karena hutan ini sudah termasuk dalam areal pemukiman sukunya. Hal pertama yang ia lakukan adalah melemparkan sebuah sarang lebah yang sangat besar ke arah gerombolan pengejarnya. Lebah-lebah ganas itu segera mengerubungi mereka, tapi Jaguar Paw selamat karena dia melumuri tubuhnya dengan lumpur.

Satu-persatu anggota pemburunya tewas karena Jaguar Paw berhasil membuat mereka tercerai-berai, sehingga pertarungan berjalan dengan seimbang. Sampai akhirnya yang tersisa tinggal si Zero Wolf saja. Pada saat itu hujan deras tiba-tiba turun. Jaguar Paw teringat pada istri dan anaknya yang masih berada di dalam sumur. Dia harus segera mengeluarkan mereka dari sana, karena air hujan akan segera membanjiri sumur itu dan membuat mereka tenggelam.

Ketika Jaguar Paw menemukan letak sumur itu, tiba-tiba si kepala suku muncul dan menombaknya tapi meleset. Maka Jaguar Paw harus melupakan dulu niat untuk menyelamatkan istri dan anaknya dan melarikan diri sambil mencari cara untuk membunuh si Zero Wolf. Karena kalau ia kalah dan tewas, si Zero Wolf pasti akan membunuh istri dan anaknya juga karena ia sudah tahu letak persembunyian mereka. Dan ia akhirnya menemukan cara untuk membunuh si ketua itu.

Dia berlari ke tempat sukunya biasa memasang perangkap untuk menangkap babi hutan. Ia memancing Zero Wolf jahat itu kesana. Jaguar Paw tidak menginjak perangkap itu karena ia mengenali cirri-cirinya. Tapi pemburunya tidak mengetahui hal itu dan terus saja mengejarnya. Dan dia pun tewas dengan tubuh tertancap bambu runcing.

Dengan terburu-buru ia kembali ke sumur tempat istri dan anaknya berada. Air di dalam sumur sudah sangat tinggi, hingga istrinya yang sedang hamil tua itu harus berdiri di atas batu sambil menggendong anak laki-laki mereka di bahunya. Dan pada saat itulah ia melahirkan anak keduanya.

Luar biasa sekali proses pengambilan adegan ini. Bayi itu benar-benar ditunjukkan lahir di dalam air dan dengan refleks menggerak-gerakkan tangannya untuk mengambang, padahal ia masih terhubung dengan tali pusar. Kemudian ibunya mengangkat si bayi tinggi-tinggi, dan pada saat itulah Jaguar Paw datang untuk menolongnya.

Pada bagian akhir cerita ditunjukkan, kalau ternyata Jaguar Paw beserta istri dan kedua anaknya adalah keturunan terakhir yang tersisa dari suku mereka. Para suku jahat itu telah membantai semua anggota suku mereka. Dan ketika Jaguar Paw dan keluarganya berniat pergi dari hutan itu, mereka terkejut melihat sebuah benda yang melayang di atas air. Benda itu ternyata kapal. Dan itulah kapal ekspedisi keempat Christoper Colombus yang sampai ke tempat itu, sekaligus sebagai awal dari masuknya bangsa asing untuk menguasai tempat itu.

Wednesday, December 11, 2013

Ini cerita kulinerku with mamas..apa ceritamu hari ini..???

Kring...kring...kring....Alarm jam ku berbunyi,,, menandakan tepat jam 04.30, aku langsung bangun beranjak dari tempat tidurku dan akupun cuci muka dan ambil air wudhu lalu sholat subuh terlebih dahulu.
Hari minggu ini dia bersedia menemaniku menjalankan aktivitas seharian (duch, senengnya ya hehehe...).
Setelah selesai sholat akupun menyiapkan sesuatu untuk memasak sesuatu untuk sarapan mamasku (masak oseng mlinjo dicampur sama ikan teri kecil **the favorite nya mamasku).
Setelah selesai masak aku langsung siap-siap mandi,prepare dll.**Sayangnya aku ga sempet ambil capture foto capture hasil masakanku tadi, karena terburu-buru**

Kami pun sarapan, setelah selesai sarapan jam menunjukkan pukul 09.00 pagi, kami berangkat melaju ke tujuan pertama kita yaitu kampus, hari ini saya ada jadwal ketemu dengan dosen pembimbing skripsi saya.


Lagi...lagi...dan lagi....
Ketemu dosen janjian pagi eh ternyata ada kelas sampai jam makan siang, sampai kampus kamipun (eka & tiwi) sekelompok menunggu dosen kami sampai jam makan siang. 
**di PHP in dosen itu rasanya ga enak banget, tapi alhamdulillah dapat juga signature dari pembimbing saya.
untung mamas aku dibawah nungguinnya ada temannya,,hihihi kalau tidak pasti.....???!@%*&%$*%^*&%

Teng jam setengah dua, setelah saya dapat tanda tangan dari dosen saya, saya turun dari lantai 1 dan sebelum meninggalkan kampus dan bergegas pulang kami pun sholat dzuhur terlebih dahulu.

setelah istirahat sebentar jam /3 kamipun meninggalkan kampus dan pulang menuju rumah.

Satu jam perjalanan.

Setelah sesampainya dirumah kami pun memutuskan untuk makan sore di Platinum Resto tepatnya di Mall Kelapa Gading.

menu yang kami pesanpun ga tanggung-tanggung saya pesan Combo tepanyaki, dan mamas pesan Nasi goreng spesial sop buntut beserta minumannya.  hahaha **saking lapernya dari pagi siang belum makan siang**

Taraamm....ini dia makanan pesananku..
 
                                                   combo tepanyaki

 Setelah selesai makan kami memilih desert untuk penutup makan kami yaitu black ball.

                                                          black ball

Cukup pesan satu mangkok, semangkok berdua **biar agak romantis gitu deh..hihihihi***

Huhu...kenyang...

ini wajah-wajah efek kekenyangan..hihihi

efek kekenyangan pegang perut :P


Setelah kami merasa sangat kenyang, kami jalan-jalan sebentar sambil menunggu magrib dan, kami pun pulang.

Haha.. masih banyak cerita kuliner yang belum aku ceritain di blog ini...hmmm next lagi ya..
 
Ini cerita berburu kuliner ku ...apa ceritamu hari ini...???


 Tobe continue..

c u bye bye....

Wednesday, December 4, 2013

Cara Memakai Jilbab Pashmina Terbaru Untuk Kerja

Cara memakai jilbab pashmina terbaru berikut ini bisa Anda gunakan untuk kerja sehari-hari. Jika Anda seorang wanita karir yang membutuhkan jilbab yang dapat menunjang aktivitas kerja, maka tips memakai jilbab ini bisa Anda coba dirumah.
Tentu saja sebagai seorang wanita karir, waktu Anda sangat terbatas sehingga semua hal harus dilakukan secara cepat dan praktis. Cara memakai jilbab pashmina dibawah ini dapat Anda gunakan dengan cepat dan mudah. Hanya dengan membutuhkan beberapa langkah saja maka Anda sudah siap berangkat ke tempat kerja.

Cara Memakai Jilbab Pashmina Terbaru

Cara Memakai Jilbab Pashmina Terbaru
gambar : vemale.com
Jika Anda bosan dan jenuh memakai jilbab pashmina bunga atau polos, maka Anda bisa mencoba memakai jilbab pashmina batik yang ternyata tidak kalah menarik dengan jilbab jenis lainnya. Seperti yang dikutip dari vemale.com, persiapkan ninja, jilbab pashmina batik, jarum pentul dan bros bunga untuk mempercantik penampilan. Jika semuanya sudah siap, bisa langsung mengikuti tutorial cara memakai jilbab dibawah ini.

gambar : vemale.com
Langkah pertama, pakai dalaman ninja Anda untuk menutupi bagian kepala dan leher. Kemudian gunakan jilbab pashmina dengan posisi sisi jilbab sebelah kiri lebih panjang dari pada sisi sebelah kanan.

gambar : vemale.com
Langkah kedua ambil sisi sebelah kiri jilbab pashmina Anda kemudian arahkan ke belakang leher. Setelah itu lingkarkan melalui belakang leher sampai ke samping kanan kepala Anda seperti pada gambar diatas. 

gambar : vemale.com
Langkah ketiga, sematkan sisi pashmina yang ada di dekat telinga Anda menggunakan jarum pentul.

gambar : vemale.com

Langkah keempat, ambil sisi jilbab yang panjang, kemudian angkat dan letakkan ke atas kepala Anda.

gambar : vemale.com

Langkah kelima, tarik sisi jilbab yang panjang sampai menempel di kepala. Pastikan salah satu sisinya menyentuh telinga Anda. Agar posisinya kuat dan tidak bergeser, sematkan dengan jarum pentul.

gambar : vemale.com
Anda dapat menambahkan bros bunga untuk membuat penampilan Anda semakin cantik, pasang di samping kanan telinga Anda.

gambar : vemale.com
Simple dan mudah bukan? Anda akan terlihat mempesona dengan penampilan baru yang menawan. Tentu saja penampilan baru Anda juga akan membawa semangat baru dalam bekerja. Selain tutorial jilbab untuk wanita karir, Anda juga bisa mencoba cara memakai jilbab pashmina chiffon untuk acara resmi. Selamat mencoba cara memakai jilbab pashmina!

Ini cerita bimbinganku...apa ceritamu......?



Tenggg….jam 5 sore tiba, setelah seharian berkecimpung dengan kerjaan.
Lalu aku pun bergegas siap2 untuk pulang. Hari ini aku ada jadwal bimbingan skripsi dengan dosen saya di Daerah Cikini tepatnya di Kampus Labora. Aku bergegas menuju halte didepan Mall Kelapa Gading bersamaan pulang dengan teman sekerjaan dengan aku.
Hujan gerimis pun aku tetap nekat demi sebuah tanda tangan, dan karena hari itu aku disuruh latihan presentasi dengan pembimbing saya.Ya, ampunn hujan gerimis jalan macet nunggu angkotnya lumayan lama,, komplit deh padahal sudah janji sama dosen jam 18.00 sore ketemu di Labora. Alhasil jam 17.45 aku dapat bus Mayasari Bhakti jurusan ke TA, turun di Halte Senen.
Alamaaakk....macet parah padahal waktunya mepet banget...(berfikir keras) tanpa lupa aku kasih kabar ke dosen aku, kalau aku masih dalam perjalanan karena macet. Akhirnya aku putuskan ojek ke Cikini... (lumayan jauh) 20.000 (awalnya 30 ribu aku tawar 20.000 kasihan juga bapaknya hujan2) Okay Let’s Goooo.....
15 Menit kemudian aku sampai di Labora (masih hujan gerimis), sesampainya disitu aku langsung telfon dosen aku kalau aku sudah sampai di Labora..dengan baju yang rada basah karena kena rintikan hujan tak menyurutkan aku untuk tetap pede masuk kampus orang...hahaha...rada kucel sih.. :D
Next...
Ketemu dosen lalu bimbingan,,hehe presentasi diajari sama babe Dosenku...bla bla bla bla....uhuiiiii.....ketemu ga ada 20 menit okay finish dan saatnya pulang kerumah.
Kebetulan aku punya saudara adek dari Solo tinggalnya lumayan dekatlah dari aku, aku minta tolong jemput di Pulomas. Karena udah agak malam jadi aku putuskan minta dijemput Erfan..hehehe...(menunggu..walaupun agak sedikit nyasar haha)
Lalu sebelum sampai rumah kami memutuskan untuk mampir makan malam dulu di Rumah Makan Bebek di daerah Kelapa gading.
Setelah kenyang selesai makan kami segera beranjak meninggalkan rumah makan tersebut dan pulang.
Huh...lumayan capek hari ini perjalanan saya.
Rute dari pagi Sukapura-Kelapa Gading-Cikini-Sukapura...hehehe tapi kecapekan saya terbayar dengan sebuah tanda tangan dari dosen pembimbing..hihihi Alhamdulillah

Ini cerita bimbinganku...apa ceritamu hari ini?

To be continue...


Tuesday, December 3, 2013

Wanita Idaman Itu........????

Wanita Idaman:

Tampil sesederhana mungkin, tapi berkelas.

Dia yakin dengan elegan, bahwa “less is more” dan tidak latah meniru orang-orang minder yang berhias berlebihan.

Wanita idaman - dari bahasa dan tata lakunya, dia wanita yang menjanjikan masa depan yang indah.

Dia tidak menuntut kekayaan, tapi laki-laki yang mendekatinya memiliki rencana yang jelas untuk menyejahterakannya.

Mario Teguh

Skripsi dan Sidang

Skripsi dan Sidang



Bagaimana rasanya ketika skripsi belum selesai? Seperti memikul sebuah bukit ke mana pun kita pergi.

Menulis skripsi membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan pikiran. Proses mencari bahan tulisan seperti buku dan jurnal cukup membuat wajah cemberut. Belum lagi perkara sepele (sekaligus mengesalkan) yaitu masalah format skripsi: margin, spasi, font, cara pengambilan kutipan, dan lain sebagainya. Terkesan sederhana memang, tapi sedikit saja silap akan menghambat proses pengesahan (atau yang biasa disebut ACC).

Tidak hanya menguras fisik, skripsi juga menggerus mental. Terkadang ketika kita sudah mengetik sepenuh hati, memeriksa format tulisan dengan teramat hati-hati, namun ketika tiba di tangan dosen pembimbing ternyata masih terdapat kesalahan. Harus merevisi ulang. Walau dalam hati kesalahan itu diakui, tapi rasa kecewa muncul karena kadung menganggap bahwa skripsi sudah sempurna dan berharap pengesahan segera.

Di antara berbagai tantangan dalam penulisan skripsi, hal yang paling sulit adalah mengalahkan diri sendiri. Rasa malas seringkali datang tak terbendung. Terlebih saat masa skripsi, mata kuliah sudah habis. Praktis, tak ada lagi kesibukan akademik yang berarti. Tabiat buruk itu semakin menjadi dengan datangnya virus menunda-nunda pekerjaan. Khusus bagi para deadliner (hobi mengerjakan pekerjaan sesaat menjelang deadline), skripsi begitu ‘memanjakan’ mereka. Bagaimana tidak, rentang waktu penyelesaian skripsi sangat panjang: hingga semester 14. Alhasil, jadilah para deadliner lupa waktu, lalai, loncat sana-loncat sini, dan baru panik ketika menyadari bahwa teman-teman satu angkatan sudah wisuda semua.

Sidang

Bagaimana rasanya ketika sidang skripsi? 
Setelah berbulan-bulan berkutat dengan lembaran A4 penuh coretan, akhirnya saya menyelesaikan skripsi saya Desember 2013. Alhamdulillah. tinggal nunggu jadwal sidang skripsi.

Skripsi pada dasarnya bukan hantu. Tidak ada dosen pembunuh kecuali kita yang membunuh diri sendiri. Tidak ada cerita bahan sulit jika kita rajin ke pustaka. Tidak ada kisah halaman skripsi stuck jika kita terus mengetik setiap hari. Ya, sesulit apapun proses skripsi, jika kita sudah berkomitmen, insya Allah akan selesai.
.

Skripsi = Perjuangan



Assalamu'allaikum. wr.wb

“Menulis skripsi adalah menaklukkan diri sendiri”. Ya, benar. Ketika sedang menulis skripsi, kita harus bisa untuk mengalahkan egoisme diri kita untuk ‘bersenang-senang’ seperti biasanya. Dan menurut saya, ini adalah tantangan terbesar seseorang ketika menulis skripsi, tantangan dari dalam diri sendiri. Mungkin, apa yang teman saya katakan juga benar, “lebih baik kehilangan waktu bermain, daripada harus menambah waktu kuliah satu semester”
Mungkin ini saatnya saya menulis di blog ini dan saya pun ingin menceritakan tentang skripsi yang sedang saya kerjakan ini, walau mungkin hanya sekadar sekilas tentang skripsi saya. Perjalanan penulisan skripsi yang sangat panjang dan melelahkan karena harus berkejaran dengan waktu serta berbagi waktu dengan tugas-tugas lain dan pekerjaan yang juga menunggu. Tapi, insyaAlloh semua perjuangan akan ada hasil dan hikmahnya, sampai saatnya tiba, insyaAlloh akan membawa kebahagiaan bagi saya dan orang-orang yang sangat saya cintai.

Bismillah...Perjalanan skripsi dimulai....(hehe seperti berdoa saja ya dimulai...)

Awal penulisan skripsi saya adalah di bulan Juli 2013. Lebih tepatnya mempersiapkan skripsi yang akan saya tulis, atau lebih sering disebut dengan membuat proposal skripsi. Proposal skripsi ini harus diajukan ke Ketua Program Studi dan jika telah disetujui (butuh dua minggu untuk menunggu approved proposalnya :( ), dan setelah proposal disetujui maka saya bisa bertemu dengan dosen pembimbing dan memulai mengerjakan skripsi. Saya memilih Manajemen Sumber Daya Manusia atau biasa disebut (MSDM) sebagai tema dasar skripsi saya. Setelah berdiskusi dengan Bapak Syahnan Phalipi (Dosen sekaligus Motivator Bisnis di Indonesia), yang merupakan dosen pembimbing saya.
Setelah selesai penulisan proposal lalu saya kumpulkan. Mungkin setelah itu, saya bisa bernafas lega ketika proposal saya telah disetujui (**yeyeye...Alhamdulillah). 
Sampai akhirnya, saya mendapatkan dosen pembimbing, dan mulai dari bimbingan-bimbingan inilah perjuangan skripsi dimulai, semangaatttt 45 pokoknya..... :D :D

Perjuangan ini mulai dari mulai ijin kerja setiap hari selasa karena harus menemui beliau yang bekerja di salah satu Radio di Jakarta tepatnya di daerah Jakarta Pusat, terus bimbingan ke cikini karena beliau sedang mengajar juga di suatu universitas di Jakarta, bimbingan pas malam hari di salah satu Kampus di Jakarta Pusat, pokoknya masih buanyak perjuangan-perjuangan yang lain, dan yang ga pernah saya lupain itu, di Pe Ha Pe In Dosen pun pernah saya alami, ketika itu saya dan beliau buat janji dari pagi jam 09.00 wib, konfirmasi dia lagi otw waktu itu, hadehhh liat jam rasanya pengin nahan jarum jamnya, menunggu dan menunggu sampai pada akhirnya jam 15.30 teng beliau baru datang,,,,,,Oh No Oh My Wow.........**kesel sich tapi mau gimana lagi :(, tapi alhamdulillah dapat taken lembar monitoring juga walau menunggu terlalu lama. 
Dan sampai sekarang akhirnya, alhamdulillah skripsi saya sudah selesai tinggal menunggu jadwal sidang skripsi dari kampus, dan semoga bisa ikutan wisuda tahun depan. 
Semoga semua perjuangan ini bisa membuahkan hasil yang terbaik, untuk diri saya dan untuk orang-orang yang saya cintai. Sekarang hanya bisa berusaha dan berdoa semoga saya bisa lulus tepat waktu. Aamiin..