Skripsi dan Sidang
Bagaimana rasanya ketika skripsi belum selesai? Seperti memikul sebuah bukit ke mana pun kita pergi.
Menulis skripsi membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan pikiran. Proses
mencari bahan tulisan seperti buku dan jurnal cukup membuat wajah
cemberut. Belum lagi perkara sepele (sekaligus mengesalkan) yaitu
masalah format skripsi: margin, spasi, font, cara pengambilan kutipan,
dan lain sebagainya. Terkesan sederhana memang, tapi sedikit saja silap
akan menghambat proses pengesahan (atau yang biasa disebut ACC).
Tidak hanya menguras fisik, skripsi juga menggerus mental. Terkadang
ketika kita sudah mengetik sepenuh hati, memeriksa format tulisan dengan
teramat hati-hati, namun ketika tiba di tangan dosen pembimbing
ternyata masih terdapat kesalahan. Harus merevisi ulang. Walau dalam
hati kesalahan itu diakui, tapi rasa kecewa muncul karena kadung
menganggap bahwa skripsi sudah sempurna dan berharap pengesahan segera.
Di antara berbagai tantangan dalam penulisan skripsi, hal yang paling sulit adalah mengalahkan diri sendiri.
Rasa malas seringkali datang tak terbendung. Terlebih saat masa
skripsi, mata kuliah sudah habis. Praktis, tak ada lagi kesibukan
akademik yang berarti. Tabiat buruk itu semakin menjadi dengan datangnya
virus menunda-nunda pekerjaan. Khusus bagi para deadliner (hobi mengerjakan pekerjaan sesaat menjelang deadline),
skripsi begitu ‘memanjakan’ mereka. Bagaimana tidak, rentang waktu
penyelesaian skripsi sangat panjang: hingga semester 14. Alhasil,
jadilah para deadliner lupa waktu, lalai, loncat sana-loncat sini, dan baru panik ketika menyadari bahwa teman-teman satu angkatan sudah wisuda semua.
Sidang
Bagaimana rasanya ketika sidang skripsi?
Setelah berbulan-bulan berkutat dengan lembaran A4 penuh coretan,
akhirnya saya menyelesaikan skripsi saya Desember 2013.
Alhamdulillah. tinggal nunggu jadwal sidang skripsi.
Skripsi pada dasarnya bukan hantu. Tidak ada dosen pembunuh kecuali kita yang membunuh diri sendiri. Tidak ada cerita bahan sulit jika kita rajin ke pustaka. Tidak ada kisah halaman skripsi stuck jika kita terus mengetik setiap hari. Ya, sesulit apapun proses skripsi, jika kita sudah berkomitmen, insya Allah akan selesai.
No comments:
Post a Comment